Narasi Wisatawan Asing Suka Nasi Bakar Ciri khas Betawi

Satu diantara yang menarik dari Indonesia ialah cita rasa kuliner nusantara yang demikian lezat merayu lidah. Hal tersebut disadari beberapa pelancong luar negeri yang ikhlas hadir bertandang kembali untuk mencicip masakan tradisionil Indonesia yang kaya rempah.



Tidak hanya menyediakan tujuan yang indah, beberapa obyek wisata berupaya lengkapi dengan kuliner ciri khas yang spesial. Seperti taktik yang dikerjakan pemilik Warung Seni Djakarte, Susi Ratnawati dalam menarik pelancong Kota Tua untuk berkunjung ke cafe kepunyaannya.

"Ide kami simpel cuma ingin menyediakan makanan Indonesia yang biasa serta biasa orang mencari. Banyak orang kesini mencari makanan berat seperti ayam goreng, nasi goreng, sate ayam serta sop buntut," katanya waktu didapati di lokasi Kota Tua.

Menurut wanita berjilbab syari ini, beberapa pelancong yang hadir ke Warung Seni Djakarte benar-benar suka pada menu sop buntut serta nasi bakar. Serta mereka mengaku kelezatan masakan yang benar-benar sama dengan makanan tradisionil Indonesia ini.

"Jika minuman mereka benar-benar senang bir pletok sebab kami tidak sediakan minuman mengandung alkohol. Walau namanya bir tetapi bir pletok tidak memiliki kandungan alkohol," tambah Susi.

Harga makanan juga beragam dari mulai Rp19.000 sampai Rp45.000, hingga membuat beberapa backpacker merasakan benar-benar pas pada harga yang ditawarkan. Serta mereka ikhlas kembali pada kafenya untuk memperoleh harga dapat dijangkau dibanding restoran-restoran lain yang ada di sekelilingnya.

Tidak hanya makanan, cafe yang terdapat di samping Museum Wayang ini tidak alami pergantian semenjak awal berdiri. Hingga semakin mengundang perhatian wisatawan yang ingin rasakan sensasi Batavia tempo dahulu.

Post a Comment

0 Comments